Final_Project
Desain dan Analisis Dampak Pembuatan Taman Produktif di Kampung Belor Depok.
Pemanfaatan ruang pekarangan, dan fasilitas sosial fasilitas umum (fasos fasum) merupakan salah satu solusi dalam meningkatkan keseimbangan ekosistem dan ketahanan pangan diperkotaan. Pembuatan lahan pekarangan dan fasos fasum menjadi lanskap produktif dapat menyediakan bahan pangan untuk daerah perkotaan. Pengembangan lanskap produktif dapat menambahkan model bisnis masyarakat Kampung Belor. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan kondisi dan membuat taman produktif fungsional di Kampung Belor, menganalisis dampak ekologi yang muncul, membandingkan dampak persepsi dan preferensi, dan menganalisis dampak ekonomi berupa kelayakan usaha taman produktif. Hasil penelitian dampak ekologi menunjukkan penurunan suhu tanah dari 31.2 oC ke 30.9 oC. Peningkatan kelembaban tanah dari RH 63% ke RH 65% pada area taman produktif. Penelitian dampak sosial menunjukkan persepsi pengetahuan, penerimaan, dan kesediaan yang mengalami perubahan dari sebelum taman produktif dibuat. Penelitian dampak ekonomi menunjukkan kelayakan usaha taman produktif dengan analisis (B/C) 2.40, IRR 15% (df 14%), NPV > 0 (Rp. 2,030,353), dan PBP 5.82 tahun.
| AET 19/004 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain