Final_Project
Teknik Budidaya dan Peningkatan Keragaman Cabai Hias Garda Firework Melalui Iradiasi Sinar Gamma.
Permintaan cabai terus mengalami peningkatan sehingga perlu diimbangi oleh produksi. Pemberian pupuk merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi cabai. Cabai terbagi menjadi berbagai jenis dan salah satunya cabai hias. Cabai Garda Firework merupakan salah satu cabai hias yang sudah memiliki sifat unggul karena fenotipenya menarik perhatian. Namun, cabai ini masih memiliki beberapa kelemahan sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan keragaman genetik. Mutasi induksi dapat digunakan untuk memperbaiki sifat tanaman seperti meningkatkan keragaman genetik tanaman untuk menghasilkan ideotipe yang dituju. Perlakuan induksi mutasi dapat dilakukan dengan pemberian sinar gamma untuk menghasilkan mutan. Terbentuknya mutan bergantung pada dosis sinar gamma yang diberikan dan setiap tanaman memiliki LD50 yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui pengaruh penggunaan POC untuk mereduksi pupuk urea, 2) mengetahui LD50 pada cabai hias Garda Firework untuk membentuk keragaman genetik, 3) mengetahui pengaruh iradiasi sinar gamma terhadap generasi pertama (M1). Penelitian ini terdiri atas dua percobaan, yaitu pada percobaan pertama untuk produksi benih Garda Firework dengan menggunakan POC dari limbah perikanan, urea, dan kombinasi antara keduanya. Percobaan kedua yaitu perlakuan pemberian berbagai dosis radiasi sinar gamma (0 – 700 gy selang 100) untuk mengamati pengaruh fisiologis dan keragaman yang muncul akibat sinar radiasi. Penambahan POC limbah perikanan mampu mereduksi penggunaan pupuk urea hingga 50% dengan memberikan nilai yang sama baiknya terhadap kontrol (100% urea) pada semua peubah pengamatan. Pemberian dosis radiasi pada percobaan kedua tidak dapat ditentukan nilai LD50 karena daya tumbuh benih setiap perlakuan di atas 50%. Perlakuan iradiasi memberikan keragaman pada tinggi tanaman, jumlah daun dan bentuk daun, umur panen yang dihasilkan, bentuk bunga, serta warna dan ukuran buah yang dihasilkan.
| AET 19/005 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain