Final_Project
Film Indikator Warna dari Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Kemasan Pintar pada Daging Ayam Broiler.
Ayam broiler merupakan salah satu hasil ternak unggas yang sangat rentan mengalami kerusakan dikarenakan terpapar oleh mikroba, suhu, dan cahaya. Kondisi tersebut diperlukan indikator yang berperan dalam menginformasikan terkait perubahan mutu produk. Bunga telang dapat dijadikan sebagai indikator karena mengandung antosianin yang dapat mengalami perubahan warna akibat adanya pengaruh pH. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formulasi film indikator terbaik dan mengetahui respon film dalam mendeteksi tingkat kerusakan daging ayam dengan parameter perubahan warna, ketebalan, pH, TPC, dan TVBN. Metode yang digunakan berupa ekstraksi bunga telang, pembuatan film indikator, pengaplikasian film pada daging ayam, serta analisis fisik dan kimia produk. Antosianin diaplikasikan pada film indikator dengan kadar PVA dan kitosan 20:80 dengan penambahan pewarna sebanyak 5 mL. Perubahan warna indikator terlihat pada jam ke-24 menjadi warna hijau sedikit kekuningan. Nilai pH daging ayam broiler sudah memasuki tahap post-rigor pada jam ke-24 dengan nilai pH sebesar 6.595±0.049. Jika dilihat dari nilai regresi TVBN menyatakan bahwa daging ayam broiler sudah tidak dapat untuk dikonsumsi setelah disimpan selama 4 jam 23 menit sebesar 40 mgN/100 g. Uji TPC daging ayam sudah tidak layak dikonsumsi pada penyimpanan antara jam ke-0 hingga jam ke-8 sebesar 5.598±0.068 log CFU/g menjadi 8.322±0.053 log CFU/g.
| ITP 20/002 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain