Final_Project
Peran Vernalisasi dan Asam Giberelat (GA3) sebagai Upaya Induksi Pembungaan Kale Keriting (Brassica oleracea var. Sabellica L.)
Konsumsi buah dan sayur masyarakat Indonesia belum memenuhi standard WHO yang telah ditentukan. Tingkat pendapatan rendah dan ketidakterjangkauan diduga menjadi kendalanya. Selain itu, meskipun di negara ini terdapat banyak buah dan sayur, impor produk hortikultura masih terus dilakukan. Salah satu sayuran bernutrisi tinggi yang diimpor adalah kale. Benih kale diimpor karena sulit berbunga di Indonesia sehingga menghambat produksinya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan sebagai upaya induksi pembungaan kale di lingkungan tropis. Penelitian dilaksanakan pada September 2018 Februari 2019 di Universitas Trilogi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama yaitu vernalisasi serta perendaman asam giberelat (GA3) sebesar 250 ppm di awal sebelum tanam dan faktor kedua yaitu konsentrasi GA3 yang diaplikasikan di lapang sebesar 0, 50, 100, 150, dan 200 ppm. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa perlakuan yang diberikan belum mampu menstimulasi pembungaan kale akan tetapi secara umum vernalisasi dan GA3 memberikan pengaruh pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun dan bobot daun. Vernalisasi memberikan pengaruh terhadap daya berkecambah benih lebih baik dibandingkan kontrol dan pemberian GA3 di lapang tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada rata-rata pertumbuhan vegetatif tanaman.
| AET 20/001 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain