Final_Project
Rekomendasi Penilaian Atlet Taekwondo Terbaik Menggunakan Metode : AHP dan TOPSIS : Studi Kasus :Revolution Taekwondo Club
Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada cabang olahraga taekwondo menjadi tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana potensi yang dimiliki oleh atlet selama masa latihan berlangsung. Tim penilaian dibentuk oleh para sabeum yang sudah memegang tingkatan sabuk hitam dan 1 kukkiwon. Namun, proses penilaian yang dilakukan saat ini belum mampu memberikan penilaian yang objektif pada atlet taekwondo untuk diberikan lompat tingkatan sebagai hadiah untuk atlet terbaik pada UKT. Tim penilai tidak melakukan proses penilaian yang sesuai dengan ketentuan penilaian UKT untuk menilai performa dari setiap atlet. Maka diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mencari atlet terbaik dalam UKT. Penelitian ini menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang berguna untuk melakukan perhitungan bobot dari setiap kriteria. Metode AHP ini digabungkan dengan menggunakan metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) karena untuk mendapatkan pengujian yang tersusun dan meningkatkan komputasi secara cepat dan efisien. Penggunaan metode AHP dan TOPSIS dilakukan agar dapat mengambil keputusan lebih akurat dalam memberikan rekomendasi penilaian atlet taekwondo terbaik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan penilaian secara objektif untuk atlet taekwondo terbaik. Hasil dari penerapan algoritma AHP dan TOPSIS mampu memberikan penilaian atlet taekwondo terbaik berdasarkan kriteria – kriteria yang dinilai. Algoritma AHP dan TOPSIS memberikan penilaian atlet terbaik kepada Jasmine Alisha Khaira Wilda dengan nilai akhir sebesar 0,642.
| 20 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain