Final_Project
Aktivitas Inhibisi Fraksi Gelatin Tulang Ikan Patin Berat Molekul Tinggi terhadap Enzim Dipeptidyl Peptidase-IV.
Gelatin adalah bahan pendukung dalam industri pangan, farmasi dan kosmetika. Gelatin digunakan sebagai pengemulsi dan penstabil. Sumber alternatif gelatin yang paling potensial adalah yang berasal dari limbah produk pengolahan ikan terutama kulit dan tulang. Salah satu ikan yang menghasilkan limbah tulang dalam kuantitas besar yakni ikan patin. Gelatin dari tulang ikan dapat dihidrolisis lebih lanjut menjadi hidrolisat-hidrolisat gelatin yang memiliki bioaktivitas tinggi. Hidrolisat gelatin diperoleh dari hasil hidrolisis gelatin secara enzimatik dengan memanfaatkan enzim protease. Flavourzyme merupakan enzim komersil yang banyak digunakan pada pembuatan hidrolisat gelatin ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antidiabetes fraksi hidrolisat gelatin tulang ikan patin. Penelitian diawali dengan mengekstraksi gelatin tulang ikan patin yang dilanjutkan dengan hidrolisis enzimatik menggunakan 3% enzim flavourzyme. Setelah itu, hidrolisat dipisahkan dengan ultrafiltrasi kombinasi sentrifugasi 4000 rpm. Fraksi > 3kDa yang diperoleh dimurnikan menggunakan kolom kromatografi yang mengandung gel filtrasi fase diam sephadex G-25. Analisis meliputi aktivitas inhibisi terhadap enzim DPP-IV, uji kadar protein, bobot aktivitas dan konsentrasi hambat setengah maksimal (IC50). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi dengan berat molekul tinggi yang dimurnikan dengan kolom gel filtrasi memiliki aktivitas penghambatan terhadap Dipeptidyl Peptidase-IV sebesar 51,53% -67,86%. Fraksi ini memiliki kandungan protein 0,04 mg/mL–0,23 mg/mL. Dan bobot aktivitas 1170 sampai 268. IC50 dari hidrolisat gelatin tulang ikan dengan berat molekul tinggi sekitar 0.0142 mg/mL.
| ITP 20/009 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain