Final_Project
Edible Coating Kitosan dan Minyak Sereh Dalam Mempertahankan Kualitas dan Memperpanjang Masa Simpan Belimbing
Buah belimbing adalah salah satu buah tropis di Indonesia yang memiliki kandungan vitamin bagi tubuh dan dapat menjadi obat untuk beberapa penyakit. Buah belimbing tidak termasuk dalam daftar buah unggulan di Indonesia, sehingga produksinya masih rendah. Buah belimbing termasuk dalam buah-buahan non-klimakterik dan mudah rusak (tidak tahan lama). Upaya untuk menghambat perubahan fisik agar dapat disimpan lebih lama dengan edible coating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik bahan edible coating dalam mempertahankan kualitas dan masa simpan buah belimbing. Penelitian menggunakan desain acak kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah varietas terdiri dari dua taraf yaitu Malaya dan Dewi. Faktor kedua adalah edible coating kitosan dan minyak sereh terdiri dari lima taraf yaitu dialiri dengan air tanpa edible coating, kitosan 1.0% + 0.1% minyak sereh, kitosan 1.0% + 0.2% minyak sereh, 0.1% minyak sereh dan 0.2% minyak sereh. Penyimpanan dilakukan pada suhu rendah 15 oC. Hasilnya adalah buah belimbing varietas Malaya dengan perlakuan dialiri air tanpa edible coating dan edible coating kitosan 1.0% + 0.1% minyak sereh serta buah belimbing varietas Dewi dengan perlakuan dialiri air tanpa edible coating dapat mempertahankan rasa dan penampilan buah belimbing hingga 10 HSP pada suhu 15 oC. Peningkatan kandungan antosianin dan karotenoid terjadi pada seluruh perlakuan kecuali perlakuan dialiri air tanpa edible coating pada buah belimbing varietas Malaya. Peningkatan kandungan antosianin dan karotenoid terjadi pada seluruh perlakuan pada buah belimbing varietas Dewi.
| AET 20/006 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain