Final_Project
Studi Penggunaan Pupuk Organik Cair Limbah Buah Belimbing Terhadap Pertumbuhan Bibit Belimbing Tasikmadu (Averrhoa carambola L)
Limbah buah-buahan yang melimpah berpotensi besar sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk organik cair (POC). POC merupakan bahan penyubur tanah yang mampu mempelihara dan meningkatkan kesuburan serta produktivitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mengetahui pengaruh aplikasi POC limbah buah belimbing terhadap pertumbuhan bibit belimbing, (2) mengetahui kandungan yang terdapat dalam POC limbah buah belimbing, dan (3) mengetahui konsentrasi pemberian POC yang tepat pada bibit belimbing. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2019 sampai Januari 2020 di Agroeduwisata Attaqie Farm. Pengujian analisis mutu pupuk dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Balai Penelitian Tanah, Bogor dan Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompokdua faktor yaitu POC limbah buah belimbing (Dosis 0 m/L, 25 m/L, 50 m/L, 75 m/L, dan 100 m/L) dan pupuk NPK (Dosis 0 g/L, 0.5 g/L dan 1 g/L). Hasil penelitian menunjukan POC limbah buah belimbing memiliki kandungan C-organik (0,61 %), Nitrogen (0,35 %), P2O5 (0,01 %), K2O (0,04 %), Ca (0,02 %), Mg (0.02 %), dan pH (3,0). Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa kombinasi POC limbah buah belimbing dengan pupuk NPK memberikan hasil berpengaruh nyata pada diameter batang dan bobot akar bibit belimbing. Konsentrasi POC 100 m/L dikombinasikan 0.5 g/L NPK menghasilkan diameter batang terbesar. Kombinasi POC 50 m/L dengan 0 g/L NPK menghasilkan bobot akar terberat. Pemberian POC 75 m/L menghasilkan rata-rata tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, anak daun, dan panjang akar. Pemberian pupuk NPK 1g/L memberikan rata-rata tertinggi pada tinggi tanaman dan panjang akar tertinggi, dan NPK 0.5 g/L pada variabel jumlah daun dan anak daun.
| AET 20/007 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain