Final_Project
Pengaruh Edible Coating Kitosan dengan Penambahan Antioksidan Alami Terhadap Kualitas dan Umur Simpan Fille Ikan
Gelatin banyak digunakan di berbagai bidang karena sifat fungsionalnya. Di Indonesia kebutuhan
gelatin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan barang yang menggunakan gelatin
sebagai bahan baku atau tambahan, tetapi permintaan gelatin di Indonesia sejauh ini bergantung
pada impor. Tulang ikan patin adalah sumber alternatif untuk produksi gelatin. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan maltodekstrin terhadap sifat organoleptik dan
kimia bubuk gelatin dari tulang ikan patin. Tahapan penelitian ini terdiri dari ekstraksi gelatin
tulang ikan, pengeringan gelatin cair dengan food dehydrator pada suhu 55 oC selama 6 jam, dan
penambahan maltodekstrin (0%, 5%, 8%, 11%, dan 14%). Uji organoleptik meliputi : uji kesukaan
warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan serta analisis kimia. Hasil pemilihan formulasi terbaik
berdasarkan uji hedonik dan pengukuran rendemen dipilih bubuk gelatin dengan penambahan
14% maltodekstrin sebagai formulasi terbaik. Gelatin bubuk ini memiliki nilai tertinggi untuk uji
kesukaan warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan. Nilai analisis kimia menunjukkan bahwa gelatin
tulang ikan dengan penambahan maltodekstrin sebanyak 14% memiliki kadar air 11.45%, kadar
abu 0.96%, kadar protein kasar 36.15%, kadar lemak 0.045%, dan kadar karbohidrat
51.39%.
| ITP 21/001 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain