Final_Project
Klasifikasi lelang Motor dan Mobil di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Menggunakan Metode Na?ve Bayes
Kejaksaan sebagai intitusi memegang peran dalam menegakkan hukum, khususnya
di bidang penuntutan. Barang yang digunakan atau barang hasil dari tindak pidana
akan disita lalu dirampas oleh negara. Akibat dari barang hasil tindak pidana,
barang tersebut hendak dilelang. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor
27/PMK.06/2016 perihal petunjuk pelaksaan lelang, lelang merupakan penjualan
barang untuk umum yang terbuka dengan penawaran harga tertinggi secara tertulis
atau lisan, dan dapat dilakukan secara online atau offline. Kejaksaan Negeri Jakarta
Selatan harus menentukan kualitas (grade) dari barang yang dilelang. Namun,
penentuan kualitas tersebut membutuhkan waktu satu bulan lamanya untuk
mengelompokkannya. Maka dibutuhkan penelitian untuk mengelompokkan
kualitas dari barang yang dilelang. Penelitian ini akan mengklasifikasi barang yang
dilelang berupa mobil dan motor karena kendaraan motor dan mobil lebih dominan
di Kejaksaan dan klasifikasi sesuai dengan kondisi kendaraan. Perlunya melakukan
klasifikasi terhadap pelelangan khususnya kendaraan motor dan mobil untuk
mempersingkat waktu dalam mengelompokan dan klasifikasi kendaraan. Sehingga
menghindari kerusakan kendaraan jika terlalu lama disimpan pada gudang barang
bukti Kejaksaan agar nilai jual kendaraan tidak turun yang menyebabkan kerugian.
Klasifikasi lelang berdasarkan standar kondisi barang yang dikelompokan menjadi
3 grade, yaitu grade A, grade B dan grade C yang telah ditentukan dari Kejaksaan.
Penilaian berupa grade ini berlaku untuk kategori mesin, eksterior, dan interior
(mobil), tahun kendaraan, surat berupa SNTK, BPKB dan kunci kendaraan.
Penelitian ini menggunakan metode Naïve Bayes untuk mengklasifikasi barang
lelang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berdasarkan tiga grade yang telah
ditentukan. Penelitian ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah Seksi
Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dalam mengelompokan atau
menentukan grade dari barang bukti agar segera dilelang. Hasil dari penelitian ini
memiliki nilai akurasi 74%, precision 44%, recall 50% dan f1-score 44% pada
kendaraan motor dan 57%, precision 44%, recall 50% dan f1-score 44% pada
kendaraan mobil.
| TI 21/005 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain