Final_Project
Strategi Pemadaran Produk Kredit Mikro di PT.Bank Mandiri Area Tanjung Priok
Konsep pemasaran di Amerika mulai berkembang sejak tahun 1950, dan
kemudian berkembang hingga sekarang dipandang tepat dijadikan pendekatan
dalam bisnis perbankan. Konsep pemasran menurut American Marketing
Association didefinisikan sebagai proses perencanaan dan eksekusi dari konsep
penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk
menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi
(Keefe,2004). Konsep pemasarn ini dalam prakti bisnis tercermin dari praktik
manajemen yang diterapkan bank. Kesadaran terhadap pentingnya
menggunakan konsep pemasaran dalam bisnis iini mendorong bank lebih fokus
terhadap kebutuhan dan keinginan nasabah. Bank perlu mendengarkan
kebutuhan dan harapan nasabah dan berusaha menciptakan produk-produk
baru sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka. Dalam hal ini Bank
Mandiri area Tanjung Priok bagian Mikro Kredit menghadapi tuntutan besar
yaitu mengembangkan strategi pemasaran produk kredit mikro. Jenis
penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis yang mengacu
pada model SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threats).
Hasil penelitian yang diperoleh adalah kekuatan dominan yang dimiliki
produk kredit mikro pada Bank Mandiri area Tanjung Priok adalah lokasi yang
strategis yaitu dengan skor 0,371016. Posisi kedua ditempati oleh banyak
pilihan produk yaitu dengan skor 0,35942 sedangakan Kelemahan utama dari
strategi pemasaran produk kredit mikro di bank mandiri area tanjung priok
adalah pemberian limit pada kredit usaha yang masih kalah dengan pesaing
dengan skor faktor internal sebesar 0,146088, akibat hal ini ditakutkan calon
debitur beralih ke bank lain untuk mendapatkan limit yang lebih besar. Dalam
matriks IE, terlihat bahwa posisi produk kredit mikro bank mandiri berada di
pertama di kuadran I. Hal ini menjadikan produk kredit mikro bank mandiri
berada pada tahap “Grow and Build” atau pertumbuhan dan membangun.
Strategi ini perlu ditunjang dengan upaya peningkatan SDM (performance of
human resourch), penetrasi pasar (market penetration), pengembangan pasar
(market development), dan pengembangan produk (product development).
| TES21/006 | TES 21/006 | Prodi Magister Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain