Final_Project
Rancang Bangun Sistem Informasi Kesehatan Jiwa dan Narkoba (Studi Kasus: Yayasan Doulos Jakarta
Perkembangan teknologi sistem informasi dari tahun ke tahun yang semakin
cepat menjadikan masyarakat sangat bergantung pada teknologi. Banyak lembagalembaga formal maupun informal berharap dapat memanfaatkan teknologi yang
berkembang ini sebagai penunjang kegiatan kerja sehingga dapat menghasilkan
informasi yang cepat, tepat dan akurat.
Yayasan Doulos Jakarta merupakan pusat pelayanan terapi, rehabilitasi, dan
pencegahan penyakit, stress dan narkoba. Yayasan Doulos masih belum
memaksimalkan manfaat teknologi yang berkembang sebagai sarana meningkatkan
kinerja karyawan. Doulos masih menggunakan cara pencatatan hasil pengobatan
kesehatan pasien secara tradisional atau manual. Data-data pasien dicatat disebuah
buku atau dokumen untuk data pasien. Data yang di catat meliputi biodata, riwayat
kesehatan, perawatan atau pengobatan, dan tes psikologis.
Teknik pengembangan sistem yang digunakan adalah dengan metode model
waterfall. Model waterfall ini bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun
sebuah software. Terdiri dari lima tahap secara berurutan, yaitu tahap analisis
kebutuhan perangkat lunak, tahap desain sistem dan perangkat lunak, tahap
implementasi dan pengujian unit, tahap pengujian sistem, tahap pemeliharan.
Pengelolaan data pasien pada Yayasan Doulos sudah terkomputerisasi
berbasis web sehingga lebih memudahkan karyawan dalam mengelola dan mencari
data pasien. Aplikasi ini memiliki 4 hak akses yang berbeda, yaitu hak akses untuk
admin, dokter, psikolog, dan perawat
| SI 21/013 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain