Final_Project
Penggunaan Blockchain Algoritma SHA 256 Untuk Sistem Rantai Pasok Beras Miskin (RASKIN) Kelurahan Cilodong Jawa Barat
Beras Miskin (RASKIN) merupakan sebuah program pemerintah untuk
membantu masyarakat yang kurang mampu atau berpenghasilan rendah dalam
meningkatkan ketahanan pangan dan sosial kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS).
Setiap raskin yang diberikan kepada RTS akan disamaratakan, namun hal ini juga
dapat menimbulkan kerentanan nepotisme terhadap kesenjangan sosial. Pemerintah
dalam mencegah hal tersebut melakukan pengawasan terhadap penyaluran raskin,
dengan cara mencatat setiap aktivitas penyaluran yang dilakukan. Berdasarkan
pengamatan dilapangan permasalahan yang dialami oleh Kelurahan Cilodong
dalam penyaluran raskin yaitu dilakukan secara tidak transparan karena pencatatan
yang dibuat masih dilakukan secara manual hanya ditulis pada buku catatan dan
dibackup dengan Microsoft excel sehingga data rentan dimodifikasi dan penyaluran
yang tidak sesuai. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem yang terjaga
transparansi dan integritas dalam penyaluran raskin. Penelitian ini menggunakan
teknologi blockchain pada penerapannya dan menggunakan algoritma SHA-256.
Teknologi blockchain digunakan sebagai transparansi sedangkan algoritma SHA256 digunakan untuk keamanan data dalam melakukan transaksi. Hasil dari
penelitian ini bahwa blockhain dapat membuat sistem transparansi dalam
penyaluran beras dan penggunaan algoritma SHA-256 dapat mengamankan setiap
data yang diinputkan oleh setiap user.
| TI 21/014 | Referensi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain