Final_Project
Ekplorasi Serat Lidah Mertua Sebagai Material Alternatif Aksesoris Fesyen
Sekitar 60% serat kain sintetik digunakan pada produk fesyen yang mengancam
lingkungan karena sulit terurai. Kondisi darurat penumpukan sampah tidak terurai menuntut
inovasi material ramah lingkungan untuk industri fesyen. Oleh karena itu, untuk
mendukung penggunaan bahan ramah lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi serat dari
tanaman lidah mertua (Sanseivera sp). Keunggulan serat lidah mertua adalah memiliki serat
yang panjang, mudah dipilin, dan dianyam, dan mudah diwarnai dengan bahan pewarna
alami. Eskplorasi meliputi teknik pengolahan yaitu makrame, tapestri dan eksplorasi bahan
tambahan lainnya ; Eksplorasi pewarnaan yang digunakan dengan bahan pewarna alami
yaitu Secang, Teger, daun Mangga, Alpukat, Ubi ungu dan Manggis; dan aplikasi material
hasil eksplorasi ke dalam produk aksesoris fesyen. Hasilnya teknik tapestri ideal untuk
proses eksplorasi bahan serat, bahan tambahan untuk memperkuat jalinan serat adalah latex
dan bubur kanji. Eksplorasi pewarnaan dengan pewarna bahan alami tersebut menghasilkan
rentang warna Hard – Soft – Warm pada matriks warna Kobayashi. Aplikasi eksplorasi
dengan membuat tas berbahan kanvas, material anyaman hasil eksplorasi teknik dan
pewarnaan ditempelkan dengan teknik jahit tindas.
| DP21/001 | DP 21/001 | Prodi Desain Produk Industri (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain