Final_Project
Analisis Daya Saing Udang Beku di Pasar Internasional Tahun 2009-2019
Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang beragam dan berpotensi untuk
terus dikembangkan. Salah satu komoditi perikanan tersebut yang bernilai
ekonomis penting dan memiliki permintaan cukup tinggi di pasar internasional
adalah udang. Hal tersebut mendorong adanya penelitian mengenai daya saing
komoditi udang beku Indonesia di pasar internasional beserta faktor yang
mempengaruhinya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2019 –
Januari 2020 di Universitas Trilogi, Jakarta. Analisis data dilakukan secara
kuantitatif dan deskriptif. Metode analisis yang digunakan ialah Revealed
Comparative Advantage (RCA) dan Dynamic Revealed Comparative Advantage
(DRCA). Data yang dianalisis berupa nilai ekspor udang beku dari 10 negara
eksportir utamanya dan olahan dunia tahun 2009–2019. Negara yang menjadi
objek penelitian dipilih berdasarkan rata-rata nilai ekspor tertinggi selama 11
tahun terakhir. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil analisis RCA bahwa
dalam kurun waktu 2009-2019, ekspor udang beku Indonesia memiliki daya saing
yang kuat di pasar internasional. Meskipun begitu, dalam periode waktu tersebut
daya saing udang beku Indonesia cenderung mengalami penurunan. Sementara
itu hasil analisis DRCA menunjukkan penurunan daya saing udang beku
Indonesia pada periode pertama, tetapi meningkat pada periode berikutnya.
Meskipun begitu, daya saing Indonesia masih berada di bawah Ekuador,
Argentina, dan India. Hal itu diakibatkan karena biaya produksi udang beku di
Indonesia lebih tinggi serta kualitas dan kuantitas udang dari Indonesia masih di
bawah ketiga negara tersebut.
Kata kunci: ekspor, hasil laut, pasar dunia, per
| AGR21/021 | AGR 21/021 | Prodi Agribisnis (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain