Final_Project
Penyedap Rasa Alternatif Kombinasi Jamur Merang (Volvariella Volvacea) dan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)
Monosodium glutamat (MSG) merupakan salah satu bahan tambahan pangan
yang seringkali digunakan sebagai penyedap rasa. Penggunaan MSG sebagai
bahan penyedap rasa terkadang dapat menimbulkan pro dan kontra antara
berbahaya atau tidaknya penggunaan bahan penyedap rasa tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk menghasilkan penyedap rasa alternatif berbahan baku jamur
dengan cost produksi yang rendah. Analisis yang dilakukan yaitu analisis
organoleptik, analisis sifat kimia, dan analisis sifat mikrobiologi. Penyedap rasa
jamur yang dihasilkan dari kelima formulasi memiliki nilai yang tidak berbeda
nyata pada tingkat kesukaan panelis pada atribut warna dan aroma, rendemen,
kadar protein, kadar air, kadar NaCl, dan berbeda nyata pada tingkat kesukaan
panelis pada atribut rasa dan secara keseluruhan. Penerimaan secara keseluruhan
yang tidak berbeda nyata antara Formulasi 2, 3, 4, dan 5 dapat disimpulkan bahwa
Formulasi 4 dan Formulasi 5 dikatakan sebagai formulasi yang dianalisis lebih
lanjut karena kedua formulasi tersebut paling disukai oleh panelis dan memiliki
cost produksi yang paling rendah. Hasil analisis dari beberapa parameter
menunjukkan nilai yang tidak berbeda nyata antara Formulasi 4 dan Formulasi 5
dan sudah cukup memenuhi standar yang ada. Formulasi terbaik yang dipilih
adalah Formulasi 5 dengan komposisi 100% Jamur Tiram Putih dengan cost
produksi yang lebih rendah yaitu sebesar Rp 7.875 per 80 g produk dan sudah
memenuhi standar yang berlak
| ITP21/008 | ITP 21/008 | Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain