Text
Penyusunan laporan keuangan masjid berdasarkan interpretasi standar akuntansi keuangan (isak) no. 335 pada masjid jami' al-ijtihad kelurahan kebagusan
Entitas nonlaba seperti Masjid bergantung pada sumber daya yang diperoleh dari kontribusi masyarakat, seperti donasi, infak, dan sumbangan sukarela. Menurut ISAK No. 335 (2024), perbedaan utama antara entitas nonlaba dan entitas laba terletak pada perolehan sumber dayanya. Entitas nonlaba menerima sumber daya dari masyarakat tanpa mengharapkan manfaat ekonomi dari penerima sumber daya. Karena dana tersebut diperoleh dari masyarakat, maka Masjid perlu menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus Masjid kepada masyarakat sekitar. Masjid Jami' Al-Ijtihad sebagai salah satu contoh dalam pengelolaan dana yang dikumpulkan dari masyarakat untuk kepentingan umum dan pemeliharaan Masjid. Namun, pencatatan keuangan yang dilakukan masih sederhana yang hanya berisi catatan mengenai pemasukan kas dan pengeluaran kas, dengan laporan keuangan mingguan yang diumumkan kepada jamaah tanpa penyusunan laporan keuangan bulanan atau tahunan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Masjid Jami' Al-Ijtihad berdasarkan ISAK No. 335, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan Masjid dan memberikan panduan bagi Masjid di sekitarnya.
AKU24/045 | AKU 24/045 | Prodi Akuntansi (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain