Magister Manajemen
Pengaruh stres kerja instruktur dan lingkungan belajar terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja melalui motivasi instruktur sebagai variabel mediasi di BBPVP Bekasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan lingkungan belajar terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja lulusan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, dengan motivasi instruktur sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Polulasi penelitian Adalah 100 instruktur, dengan jumlah sampel penelitian adalah 75 instruktur aktif BBPVP Bekasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert 1-5. Analisis data menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui pengujian outer model (validitas dan reliabilitas), inner model (R-square dan Goodness of Fit), serta uji hipotesis untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi instruktur serta terhadap penyerapan tenaga kerja; (2) Lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi instruktur, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap penyerapan tenaga kerja; (3) Motivasi instruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja; (4) Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan, yaitu lingkungan belajar meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui motivasi instruktur, dan stres kerja menurunkan penyerapan tenaga kerja melalui penurunan motivasi instruktur. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa motivasi instruktur merupakan faktor kunci yang menjembatani pengaruh stres kerja dan lingkungan belajar terhadap keberhasilan penyerapan tenaga kerja lulusan.
| TES25/094 | TES 25/094 | Prodi Magister Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain