Magister Manajemen
Pengaruh kompetensi dan insentif terhadap kinerja asn dengan mediasi nilai kebajikan ASN (Anchor Virtue) di Kabupaten Aceh Utara
Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas. Namun, peningkatan kinerja ASN tidak hanya ditentukan oleh aspek struktural seperti kompetensi dan insentif, tetapi juga oleh faktor internal berupa nilai kebajikan individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan insentif terhadap kinerja ASN dengan anchor virtue sebagai variabel mediasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan data bersifat cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap anchor virtue. Selanjutnya, anchor virtue terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Kompetensi dan insentif juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja ASN. Selain itu, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa anchor virtue memediasi secara parsial pengaruh kompetensi dan insentif terhadap kinerja ASN. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai kebajikan memperkuat pengaruh kompetensi dan insentif dalam meningkatkan kinerja ASN. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas kajian kinerja ASN melalui integrasi perspektif virtue ethics dan positive psychology. Secara praktis, hasil penelitian ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan ASN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi dan pemberian insentif, tetapi juga pada penguatan nilai kebajikan sebagai fondasi kinerja berkelanjutan.
| TES26/038 | TES 26/038 | Prodi Magister Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain