Ilmu Teknologi Pangan
Edible coating berbasis kitosan dan ekstrak rimpang temu kunci untuk mempertahankan kualitas stroberi
Stroberi merupakan buah non-klimakterik yang mudah rusak dan rentan terhadap kontaminasi mikroorganisme. Untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga mutu stroberi, diterapkan teknologi edible coating berbasis kitosan dengan penambahan ekstrak rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata) yang kaya senyawa bioaktif seperti flavonoid, minyak atsiri, dan pinostrobin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kombinasi kitosan dan ekstrak temu kunci dalam mempertahankan kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologis buah stroberi selama penyimpanan suhu ruang. Perlakuan terdiri atas variasi konsentrasi kitosan (0.5%, 1%, 1.5%) dan ekstrak temu kunci (1%, 2%, 3%) yang diaplikasikan dengan metode pencelupan. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik, susut bobot, pH, vitamin C, total padatan terlarut (TPT), dan angka lempeng total (ALT). Hasil A3B2 (kitosan 1% dan ekstrak temu kunci 3%) menunjukkan perlakuan terbaik. Formulasi A3B2 menghasilkan susut bobot yang hanya 19 ± 0.03%, pH 5.86, vitamin C 28.6 ± 2.20 mg/ 100g, nilai total padatan terlarut (TPT) 3.28 °Brix, dan nilai angka lempeng total (ALT) 5.50 log CFU/g. Edible coating kitosan dengan penambahan ekstrak temu kunci terbukti efektif pada buah stroberi untuk memperpanjang umur simpan dan mempertahankan mutu fisik, kimia, serta mikrobiologis. Kombinasi kedua bahan alami tersebut berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pengawetan buah segar yang ramah lingkungan dan aman dikonsumsi.
| ITP26/003 | ITP 26/003 | Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain