Magister Manajemen
Pengaruh kebiasaan olahraga dan lama kerja terhadap keluhan nyeri punggung bawah dengan pemediasi cara kerja pada karyawan Stikes Mrh Jakarta
Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering dialami pekerja perkantoran, yang umumnya dipicu oleh posisi kerja statis serta penerapan prinsip ergonomi yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebiasaan olahraga dan lama kerja terhadap keluhan nyeri punggung bawah, dengan cara kerja sebagai variable mediasi pada karyawan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 59 karyawan dijadikan populasi sekaligus sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan olahraga dan lama kerja tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap keluhan nyeri punggung bawah. Namun, kebiasaan olahraga terbukti berpengaruh signifikan terhadap cara kerja, sedangkan lama kerja tidak menunjukkan pengaruh terhadap cara kerja. Selanjutnya, cara kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap nyeri punggung bawah, di mana cara kerja yang tidak ergonomis meningkatkan risiko terjadinya keluhan pada responden. Analisis mediasi menunjukkan bahwa cara kerja mampu memediasi hubungan antara kebiasaan olahraga dan nyeri punggung bawah, tetapi tidak memediasi hubungan antara lama kerja dan nyeri punggung bawah.
Berdasarkan temuan penelitian, institusi disarankan memperkuat kebijakan promotif kesehatan kerja melalui penyediaan dukungan aktivitas olahraga dan program kebugaran terstruktur, serta memprioritaskan intervensi ergonomi dan evaluasi workstation secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas cara kerja. Di sisi lain, karyawan dianjurkan menjaga kebiasaan olahraga rutin, melakukan aktivitas fisik ringan di sela pekerjaan, serta menerapkan prinsip ergonomi dan perubahan posisi kerja secara berkala. Upaya terpadu antara institusi dan karyawan tersebut diharapkan dapat menurunkan risiko keluhan nyeri punggung bawah sekaligus meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja.
| TES25/100 | TES 25/100 | Prodi Magister Manajemen (Ruang Skripsi/Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain