Umum
Masa depan industri televisi
Dalam abad 21 ini, generasi Y dan Z tampaknya tidak tertarik menonton televisi. Mereka lebih menikmati tontonan di Youtube atau Netflix melalui layar ponsel atau laptop. Tak hanya itu, mereka juga mendengarkan musik, mencari informasi, membaca berita, dan sibuk bermedia sosial melalui smartphone. Singkatnya, nyaris semua aktivitas kehidupan anak muda menggunakan sarana internet lewat aneka gawai terbaru.
Perkembangan teknologi informasi serta kehadiran internet tak pelak memengaruhi industri media penyiaran. Kejayaan bisnis televisi meredup. Di Amerika Serikat, bisnis industri ini menurun sejak 2016. Bahkan pada 2017, belanja iklan digital di sejumlah negara sudah mengalahkan iklan televisi. Bagaimana masa depan industri televisi?
Irwan Setyawan menangkap dan mencatat fenomena perubahan yang begitu cepat dalam industri televisi dan internet. Di sini ia mengupas bagaimana pengelola media menghadapi perubahan yang terjadi, terutama menghadapi era teknologi informasi dan disrupsi dalam industri media. Kombinasi pengamatan, pengalaman, serta gagasannya sangat bermanfaat sebagai rujukan mereka yang tertarik mengkaji media dan televisi, juga merupakan kontribusi yang penting bagi perkembangan industri media dan televisi di tanah air.
| B00622 | 384.55 IRW m | Seluruh Prodi (Ruang Koleksi Umum) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain