Umum
Senjakala industri migas?: Migas dan pembangunan Indonesia, 1899-2023
Presiden telah memberikan penugasan secara tegas agar kemandirian energi lekas dicapai. Sejak menjabat Menteri ESDM, saya telah mengeluarkan beberapa regulasi untuk menggenjot embali produksi minyak dan gas. Sekarang hasilnya mulai terlihat dan akan terus meningkat di masa depan sebagai ikhtiar untuk swasembada energi. Buku ini merupakan kajian yang luar biasa penting untuk memahami tata kelola dan kebijakan migas nasional dan langkah-langkah perbaikan di periode mendatang. -Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral-
Kitab ini mengupas tiga kombinasi sempurna (yang amat langka ditulis akademisi) terkait minyak dan gas nasional: teori, kebijakan, dan tata kelola. Musim gersang gagasan dibasahi oleh kehadiran buku ini yang telah lama dinantikan. Tepat waktu, tepat mutu. -Ahmad Erani Yustika, Guru Besar FEB UB dan ekonom senior INDEF-
Pengelolaan hulu migas menjadi sektor yang kritikal dan strategis. Seperti ditulis dalam buku ini, desain kelembagaan NOC-dominated model dengan rezim fiskal Production Sharing Contract (PSC) yang diadopsi selama periode 1960-2001 terbukti menandai puncak industri migas. Sebaliknya, desain Separation of powers model yang diadopsi selama periode 2001-2012 (yaitu model terbaik ala Norwegia), justru terbukti gagal. Buku ini menarik untuk dibaca baik oleh para pembuat kebijakan, para akademisi dan praktisi migas. Selamat kepada penulis, atas karya akademiknya yang berbobot ini. -Eko Prasojo, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi UI-
Buku ini secara komprehensif membahas tata kelola hulu migas, energi transisi dan dampaknya bagi kecenderungan hulu migas ke depan sehingga sangat relevan dengan kondisi saat ini. Buku ini dapat dipertimbangkan menjadi salah satu acuan dalam disain kelembagaan dan fiskal dalam rangka meningkatkan daya tarik investasi migas di Tanah Air. Saya senang bisa merekomendasikannya. -Benny Lubiantara, Fiscal Policy Analyst OPEC 2006-2013, Deputi Perencanaan SKK Migas 2021-2024-
| B00625 | 338.272 82 KHO s | Seluruh Prodi (Ruang Koleksi Umum) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain