Text
Perancangan visual journaling untuk remaja dengan tema tokoh punakawan
Penelitian ini menyoroti pentingnya kesehatan mental dan pengenalan diri pada remaja, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang kaya akan seni tradisional. Data dari Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik menunjukkan angka bunuh diri yangmengkhawatirkan, khususnya di kalangan remaja usia 15-29 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan seni pertunjukan wayang kulit, khususnya karakter Punakawan, sebagai media untuk membantu remaja mengenal diri mereka sendiri. Tokoh Punakawan yangterdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong, mencerminkan berbagai karakter manusia yang dapat digunakan sebagai analogi untuk introspeksi dan pengembangan diri. Dengan menggabungkan budaya wayang dengan journaling, buku ini diharapkan dapat meningkatkanminat remaja terhadap seni tradisional sekaligus menyediakan ruang untuk refleksi pribadi. Pendekatan Visual Journaling yang melibatkan gambar, sketsa, dan catatan diharapkan dapatmemudahkan remaja dalam memahami karakter dan sifat mereka sendiri, serta mengelola emosi dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan budaya wayang dan meningkatkan apresiasi terhadap seni tradisional Indonesia, sekaligus memberikan manfaat dalam pengembangan diri remaja di era modern.
DKV24/019 | DKV 24/019 | Prodi Desain Komunikasi Visual (Ruang Skripsi dan Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain