Text
Pengaruh kecukupan modal, efisiensi operasional, risiko kredit dan rasio likuiditas terhadap pro fibilitas bank swata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecukupan Modal, Efisiensi Operasional, Risiko Kredit, dan Rasio Likuiditas terhadap Profitabilitas Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rasio keuangan yang digunakan sebagai variabel independen dalam penelitian ini meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai rasio Kecukupan Modal, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebagai rasio Efisiensi Operasional, Non-Performing Loan (NPL) sebagai rasio Risiko Kredit, dan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebagai Rasio Likuiditas, sementara variabel dependen menggunakan rasio Return on Assets (ROA) sebagai rasio Profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi data panel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Perusahaan Perbankan Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang diperoleh berjumlah 29 bank dengan 87 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Efisiensi Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara itu, secara pasrial Kecukupan Modal (CAR), Risiko Kredit (NPL), dan Rasio Likuiditas (LDR) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Swasta yang terdaftar di ursa Efek Indonesia (BEI). Namun, secara simultan Kecukupan Modal (CAR), Efisiensi Operasional (BOPO), Risiko Kredit (NPL), dan Rasio Likuiditas (LDR) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Swasta yang terdaftar di ursa Efek Indonesia (BEI).
SKR24/078 | SKR 24/078 | Prodi Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain