Akuntansi
Pengaruh kemudahan, persepsi keamanan, dan persepsi biaya terhadap minat penggunaan kartu pembayaran: studi perbandingan antara kartu GPN dan Mastercard
Meningkatnya penggunaan sistem pembayaran non-tunai di Indonesia mendorong pemerintah mengembangkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebagai alternatif kartu internasional seperti Mastercard. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, persepsi keamanan, dan persepsi biaya terhadap minat penggunaan kartu pembayaran serta membandingkan perbedaan pengaruh antar variabel tersebut antara pengguna kartu GPN dan Mastercard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 121 responden pengguna kartu pembayaran di wilayah Jabodetabek. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan pengujian Measurement Invariance of Composite Models (MICOM) dan Multi-Group Analysis (MGA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan, persepsi keamanan, dan persepsi biaya berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan kartu pembayaran. Selain itu, terdapat perbedaan pengaruh antar variabel antara pengguna kartu GPN dan Mastercard yang dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing kartu. Kartu GPN lebih unggul dalam efisiensi biaya transaksi domestik, sedangkan Mastercard memiliki keunggulan dalam jangkauan penggunaan internasional. Penelitian ini memperkuat penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dan teori pain of paying dalam menjelaskan perilaku pengguna kartu pembayaran non-tunai serta memberikan implikasi bagi pengembangan sistem pembayaran yang lebih efisien dan aman.
| AKU26/007 | AKU 26/007 | Prodi Akuntansi (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain