Teknik Informatika
Optimasi memori dengan mesh simplification pada aplikasi augmented reality metode marker based untuk media pembelajaran buah-buahan kesehatan kulit
Augmented Reality (AR) semakin berkembang sebagai media edukasi interaktif, termasuk untuk memperkenalkan buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit anak-anak. Penelitian ini mengembangkan aplikasi AR yang menampilkan visualisasi 3D dari lima jenis buah, yaitu pisang, anggur, semangka, jeruk, dan apel. Tantangan utama yang dihadapi adalah tingginya penggunaan memori akibat model 3D beresolusi tinggi, yang dapat menurunkan performa aplikasi pada perangkat dengan spesifikasi rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian menerapkan teknik mesh simplification, yaitu metode pengurangan jumlah poligon pada model 3D tanpa menurunkan kualitas visual secara signifikan. Dua versi aplikasi dibuat untuk dibandingkan: versi dengan model asli dan versi dengan model yang telah disederhanakan menggunakan Blender. Pengujian dilakukan dengan menjalankan kedua aplikasi dalam. durasi tertentu pada perangkat yang sama untuk mengukur penggunaan RAM serta ukuran file aplikasi. Aplikasi juga dikembangkan menggunakan standar resolusi visual 720p agar tetap nyaman digunakan anak-anak tanpa membebani sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesh simplification dapat meningkatkan efisiensi aplikasi secara signifikan. RAM turun dari 463 MB menjadi 287 MB (efisiensi 37,9%), dan ukuran file berkurang dari 290 MB menjadi 233 MB (pengurangan 19,65%). Ini membuktikan bahwa optimasi model 3D mampu membuat aplikasi AR lebih ringan, stabil, dan efisien.
| TI25/024 | TI 25/024 | Prodi Teknik Informatika (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain