Manajemen
Pengaruh brand awareness, perceived quality, dan brand loyalty terhadap brand equity produk skincare wardah
Persaingan industri skincare di Indonesia semakin meningkat seiring bertambahnya merek lokal dan global yang menyasar konsumen perkotaan, sehingga perusahaan dituntut untuk memperkuat ekuitas merek. Ekuitas merek merupakan nilai tambah yang terbentuk dari persepsi konsumen terhadap suatu merek, khususnya melalui Brand awareness, perceived quality, dan brand loyalty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand awareness, perceived quality, dan brand loyalty terhadap brand equity produk skincare Wardah di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 204 konsumen aktif pengguna produk Wardah di Jakarta dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived quality dan brand loyalty berpengaruh terhadap brand equity, sedangkan Brand awareness tidak menunjukkan pengaruh terhadap brand equity. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,803 menunjukkan bahwa variabel dalam model mampu menjelaskan 80,3% variasi brand equity. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perceived quality dan brand loyalty memiliki peran yang lebih dominan dalam pembentukan ekuitas merek pada pasar skincare perkotaan.
| SKR26/065 | SKR 26/065 | Prodi Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain