Agribisnis
Teknik edible coating dengan menggunakan gel lidah buaya dan minyak atsiri (sereh) dalam mempertahankan kualitas belimbing
Indonesia memiliki potensi hortikultura yang besar, namun menghadapi tantangan tingginya kehilangan hasil pascapanen belimbing yang mencapai 25-40%. Belimbing merupakan buah non-klimaterik dengan umur simpan pendek (3-5 hari pada suhu ruang) dan rentan mengalami kerusakan fisik serta penurunan nutrisi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi pascapanen yang ramah lingkungan seperti edible coating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perlakuan pascapanen berupa suhu simpan dan teknik edible coating menggunakan gel lidah buaya (Aloe vera) yang diperkaya minyak atsiri dalam mempertahankan kualitas buah belimbing Tasikmadu selama masa penyimpanan. Penelitian dilaksanakan pada November 2022 hingga November 2023 menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah suhu simpan (suhu ruang 28 °C dan suhu rendah 15 °C). Faktor kedua adalah formulasi edible coating yang terdiri dari: (1) kontrol, (2) 100% lidah buaya, (3) 75% lidah buaya + 0,5% minyak atsiri, dan (4) 50% lidah buaya + 0,1% minyak atsiri. Parameter pengamatan meliputi skoring penampilan, susut bobot, skoring warna, skoring rasa, Asam Titrasi Total (ATT), Padatan Terlarut Total (PTT), dan Nilai oHue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penyimpanan suhu rendah secara signifikan lebih baik daripada suhu ruang dalam mempertahankan kualitas buah. Formulasi 50% lidah buaya + 49,9% aquades + 0,1% minyak atsiri pada suhu rendah (S2P4) merupakan perlakuan terbaik untuk mempertahankan kualitas penampilan, warna, dan rasa hingga hari ke-14. Kombinasi teknik edible coating berbasis lidah buaya dan minyak atsiri yang disertai penyimpanan pada suhu rendah 15°C terbukti efektif memperpanjang umur simpan dan mempertahankan kualitas fisikokimia buah belimbing Tasikmadu dibandingkan dengan penyimpanauhu ruang yang sudah mengalami pembusukan pada hari ke-12.
| AGR26/002 | AGR 26/002 | Prodi Agribisnis (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain