Agribisnis
Perancangan chatbot pertanian berbasis whatsapp dan analisis respon penggiat urban farming di DKI Jakarta
Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi chatbot pertanian berbasis WhatsApp menggunakan model GPT o4 untuk meningkatkan akses informasi bagi penggiat urban farming di DKI Jakarta. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan rumus Slovin, dan sistem diuji melalui sandbox testing. Hasilnya menunjukkan 30/30 skenario pengujian berhasil (100%), dengan rata-rata waktu respons 5,30 detik, akurasi 77%, dan skor validasi pengguna 86,33%. Namun, performa rendah ditemukan pada Voice Processing (33,33%), Image Analysis (68%), serta kategori kompleks seperti Disease Diagnosis dan Plant Nutrition (80%). Pada stress test, sistem tetap stabil dengan 100% keberhasilan, waktu respons 3,68 detik, dan kapasitas sekitar 23.328 permintaan/hari. Nilai akhir gabungan menghasilkan 57,94% (Grade C – Needs Attention). Berdasarkan hasil survei pengguna, chatbot memperoleh skor sangat tinggi pada aspek kemudahan penggunaan, kecepatan respons, kesesuaian jawaban, manfaat, serta relevansi konten dengan rata-rata skor 4,20–5,00. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna merasa chatbot sangat membantu dalam menyediakan informasi pertanian, mudah dioperasikan, serta memberikan jawaban yang dinilai bermanfaat dan relevan. Secara keseluruhan, chatbot dinilai positif oleh pengguna meskipun masih memerlukan peningkatan pada akurasi teknis dan pemrosesan media kompleks.
| AGR26/003 | AGR 26/003 | Prodi Agribisnis (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain