Agribisnis
Budidaya jagung manis dan pakcoy pada wiremesh tower garden
Wiremesh Tower Garden (WTG) merupakan salah satu inovasi sistem budidaya tanaman secara vertikal yang menerapkan pola tanam monokultur atau tumpeng sari. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan budidaya jagung manis dan pakcoy pada WTG dan lahan konvensional, mengetahui pertumbuhan dan produksi pada WTG dan lahan konvensional, membandingkan efektivitas penggunaan lahan antara WTG dengan budidaya tumpangsari konvensional. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor yaitu metode tanam yang terdiri atas (tumpang sari vertikal dalam WTG dan tumpang sari horizontal dalam lahan konvensional). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan lahan dari tanaman jagung manis dan pakcoy menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan WTG pada parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah daun, dan hasil panen. Tanaman jagung manis di lahan konvensional memiliki rata-rata jumlah bobot segar 57,21 gram sedangkan di WTG tidak menghasilkan sama sekali. Tanaman pakcoy di lahan konvensional memiliki rata-rata jumlah bobot segar 10,81 gram sedangkan di WTG 0,59 gram.
| AGR26/004 | AGR 26/004 | Prodi Agribisnis (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain