Akuntansi
Penentuan biaya pokok per project pengelolaan gedung dan layanan pendukung dengan menggunakan ABC (Activity Based Costing) dan ABM (Activity Based Management) (Studi kasus pada PT. Haleyora Powerindo)
Penentuan biaya pokok produksi yang akurat sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. PT Haleyora Powerindo (HPI) sebagai perusahaan alih daya masih menggunakan metode akuntansi biaya tradisional yang berpotensi menimbulkan distorsi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya pokok per project layanan pengelolaan Gedung dan layanan pendukung menggunakan Activity Based Costing (ABC) serta menganalisis efisiensi biaya melalui Activity Based Management (ABM). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ABC menghasilkan perhitungan biaya yang lebih akurat, sedangkan ABM mampu mengidentifikasi aktivitas tidak bernilai tambah sebesar Rp 3.485.475.712 yang dapat direduksi melalui perbaikan SOP, peningkatan kompetensi karyawan, pengelolaan persediaan, dan Melakukan monitoring pencapaian SLA melalui program kerja baru yang dimana program kerja ini berguna untuk membahas pekerjaan secara rutin berkala yang melibatkan seluruh kantor cabang/unit kerja. Penerapan ABC dan ABM terbukti meningkatkan efisiensi biaya dan mendukung pengambilan keputusan PT. Haleyora Powerindo.
| AKU26/008 | AKU 26/008 | Prodi Akuntansi (Ruang Skripsi/Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain