Manajemen
Pengaruh pelatihan berbasis teknologi digital dan pelatihan berbasis simulasi terhadap kompetensi awak kapal dengan self efficacy sebagai mediasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan berbasis teknologi digital dan pelatihan berbasis simulasi terhadap kompetensi awak kapal, dengan,efikasi diri (self-efficacy) sebagai variabel mediasi. Seiring pesatnya transformasi digital di sektor maritim, awak kapal dituntut untuk menguasai teknologi modern guna menjaga keselamatan dan efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori terhadap 51 responden di lingkungan Satuan Kapal Polisi Air. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis simulasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara langsung dalam meningkatkan kompetensi teknis awak kapal. Sementara itu, pelatihan berbasis teknologi digital sangat kuat dalam meningkatkan efikasi diri atau keyakinan mental personel, namun tidak memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap kompetensi tanpa adanya praktik simulasi yang spesifik. Efikasi diri terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara metode pelatihan dengan pencapaian standar kompetensi internasional. Temuan ini merekomendasikan institusi maritim untuk memprioritaskan investasi pada teknologi simulator guna memastikan kesiapan operasional awak kapal yang adaptif di era digital.
| SKR26/005 | SKR 26/005 | Prodi Manajemen (Ruang Skripsi & Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain