Magister Manajemen
Pengaruh sertifikasi pendidik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru sekolah dasar di kecamatan bantargebang dengan motivasi sebagai variabel mediasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi pendidik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru sekolah dasar di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dengan motivasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tren penurunan rata-rata kinerja guru dalam tiga tahun terakhir meskipun masih berada pada kategori baik, sehingga diperlukan kajian empiris mengenai faktor-faktor determinan kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS 4.0.9.9) melalui teknik bootstrapping. Hasil analisis menunjukkan bahwa sertifikasi pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien jalur sebesar 0,330; t-statistik 2,470; dan p-value 0,014. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien 0,343; t-statistik 2,726; dan p-value 0,006. Kompetensi profesional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien 0,271; t-statistik 2,572; dan p-value 0,010. Selanjutnya, sertifikasi pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi guru (β = 0,533; t = 5,656; p = 0,000), dan kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi (β = 0,421; t = 4,468; p = 0,000). Nilai R-Square Adjusted menunjukkan bahwa variabel motivasi mampu dijelaskan oleh sertifikasi pendidik dan kompetensi profesional sebesar 80,5%, sedangkan kinerja guru mampu dijelaskan oleh sertifikasi pendidik, kompetensi profesional, dan motivasi sebesar 78,4%. Nilai Q2 sebesar 0,492 pada motivasi dan 0,499 pada kinerja guru menunjukkan bahwa model memiliki predictive relevance yang kuat. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa motivasi berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh sertifikasi pendidik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru. Dengan demikian, peningkatan kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh pengakuan formal melalui sertifikasi dan penguasaan kompetensi profesional, tetapi juga sangat ditentukan oleh tingkat motivasi kerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sertifikasi pendidik dan kompetensi profesional merupakan determinan strategis dalam meningkatkan kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui motivasi sebagai mekanisme mediasi.
| TES26/011 | TES 26/011 | Prodi Magister Manajemen (Ruang Skripsi/Tesis) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain